You are here: Home SLD-NEX NEX-C3

sonyalphanexc3-01
Sony Alpha NEX-C3 (16.2 megapixel)

Berbicara tentang kamera bersensor besar teringkas di dunia, jawabannya adalah Sony Alpha NEX-C3. Kamera ini dilengkapi dengan sensor Sony APS HD Exmor CMOS 16.2 megapixel generasi ketiga yang sanggup Anda bawa hingga ISO 12.800 dengan noise terendah di kelasnya. Jangan lupa, kehebatan itu terkemas di dimensi fisik teringkas di dunia, dan teringkas diantara kompetitornya yang memiliki ukuran fisik sensor lebih kecil namun dengan fisik kamera yang lebih besar dari Sony Alpha NEX-C3.

Dengan bentuk dan desain yang modis, Anda tidak akan canggung untuk membawa Sony Alpha NEX-C3 kemanapun juga. Jika Anda termasuk penggemar fotografi low-light atau street hunting pada malam hari, maka dengan mudahnya Anda tinggal memilih lensa yang sesuai, misalnya saja Carl Zeiss Sonnar T* E 24mm f/1.8 atau Sony SEL 50mm f/1.8 OSS. Maka Anda akan segera merasakan, bahwa menciptakan foto-foto menakjubkan dalam waktu singkat kini sudah semakin mudah untuk direalisasikan, dengan Sony Alpha NEX-C3.

Berikut ini adalah berbagai keunggulan yang ditanamkan Sony Corporation kedalam Sony Alpha NEX-C3:


Sensor Exmor APS HD CMOS 16.2 megapixel generasi terbaru yang kinerjanya semakin disempurnakan, dengan tingkat cacat sinyal (noise) terendah di kelasnya.

Prosesor Sony Bionz dengan algoritma generasi terbaru.

 Pilihan kepekaan reguler dari mulai ISO 200 hingga ISO 12.800.
Pilihan format gambar RAW, JPEG dan RAW+JPEG

Kecepatan bidik maksimal 7 gambar per detik pada resolusi penuh RAW+JPEG.
Kemampuan perekaman video MPEG-4 720p dengan reproduksi suara stereo.

Sistem autofokus deteksi kontras yang sangat responsif dengan 25 titik fokus, Face Detection dan Smile Shutter.

Fasilitas Sweep Panorama yang legendaris, dengan empat pilihan arah penyapuan (sweep).
Berbagai pilihan Creative Control dan Picture Effects yang akan semakin menambah kecintaan Anda terhadap fotografi digital.

Teknologi pengusir debu generasi terbaru dengan penggetaran elektromagnetik frekuensi tinggi di permukaan filter low-pass.

Layar LCD X-Tra Fine 3.0 inci 920.000 dot berteknologi TruBlack dengan fleksibilitas pergerakan dua arah untuk mengakomodasi pemotretan Hing Angle dan Low Angle.

Mikrofon stereo terintegrasi, dengan kemampuan ekspansi mikrofon eksternal Sony ECM-SST1 demi reproduksi suara yang lebih baik.

Kemampuan ekspansi lampu kilat eksternal dedikasi Sony HVL-F7S (GN: 7). Lampu kilat mungil ini sudah disertakan dalam paket pembelian. Jika membutuhkan daya pancar lebih jauh, tersedia Sony HVL-F20S.

Kecepatan rana 1/4000 detik hingga 30 detik + Bulb, dengan sinkron lampu kilat 1/160 detik.

Pilihan Auto HDR yang kini tersedia dalam 3 kali pengambilan gambar, dengan rentang pencahayaan hingga 6.0 EV.

Akses ke lensa Sony Alpha bayonet A (SAL) dengan Sony Lens Adapter LA-EA1A, dan Sony Translucent Mirror Autofocus Lens Adapter LA-EA2. Dengan Sony LA-EA1, kemampuan autofokus tersedia bersama lensa-lensa berteknologi SSM atau SAM. Namun dengan Sony LA-EA2, kemampuan autofokus tersedia di semua lensa autofokus tanpa kecuali.

Tersedia adaptor optik khusus untuk lensa Sony SEL 16mm f/2.8 Pancake yaitu Sony VCL-ECU1 Ultra Wide Converter yang akan mengkonversi sudut pandang lensa hingga setara dengan lensa 12mm (18mm di standar 35mm), dan Sony VCL-ECF1 Fisheye Converter yang akan mengkonversi sudut pandang lensa hingga setara dengan lensa 10mm (15mm di standar 35mm), tentunya dengan efek distorsi tong asli secara optis.

Tersedia adaptor jendela bidik optik Sony FDA-SV1 (hanya untuk lensa Sony SEL 16mm f/2.8 Pancake) yang dipasang di dudukan lampu kilat NEX, untuk proses komposisi di tempat gelap.