You are here: Home DSLR/T Lens Sony SAL DT 18-250mm f/3.5-6.3

sonysaldt18-250mm.jpg

Sony SAL DT 18-250mm f/3.5-6.3

Jika ada predikat lensa ekstrim di dunia fotografi, maka lensa ini sudah pasti akan medapatkannya. Bagaimana tidak... Dengan rentang panjang fokal dari mulai 28mm hingga nyaris 400mm (standar fotografi 35mm) di hanya satu lensa berukuran ringkas, rasa-rasanya nyaris tidak ada yang tidak dapat Anda lakukan dengan lensa ini.

Cukup hanya dengan menambah dua unit lensa semisal Sony SAL DT 11-18mm f/4.5-5.6 dan Sony SAL 50mm f/2.8 Macro, maka Anda sudah dapat memotret seluruh dunia. Dari mulai pemandangan matahari terbenam yang indah di senja hari, memotret kecilnya semut yang sedang mengerubungi bunga, hingga mudahnya memotret anak-anak kecil yang sedang beraksi dari kejauhan. Cukup hanya dengan membawa semuanya itu dalam sebuah tas kamera yang kecil dan ringkas, fotografi akan menjadi lebih menyenangkan bagi Anda.

Buanglah jauh-jauh anggapan bahwa untuk menghasilkan foto-foto yang menarik perhatian, Anda harus membawa kamera dan lensa yang berukuran besar serta berat. Seringkali sebuah momen puncak yang sangat dramatis justru hanya dapat direkam dengan peralatan foto yang ringkas, dinamis dan mudah diakses kapan pun dibutuhkan.

Sony SAL DT 18-250mm f/3.5-6.3 dilengkapi dengan mekanika diafragma sejumlah 7 helai yang membentuk lingkaran sempurna, sehingga lensa ini sanggup mereproduksi profil bidang blur pada latar belakang hasil foto Anda dengan sempurna. Masih kurang? Kemampuan fokus jarak dekat hingga 0.45 m dengan pembesaran optik maksimal 0.28x, akan menyenangkan Anda para penggemar fotografi makro yang belum mau membawa lensa makro. Sementara itu untuk penggemar fotografi pemandangan yang sering menggunakan filter polarisasi, Anda tidak perlu cemas karena lensa ini dilengkapi dengan ring filter yang tidak berputar ketika sistem fokus bekerja.

Seperti layaknya lensa-lensa lainnya, Sony SAL DT 18-250mm f/3.5-6.3 mendapatkan keuntungan dari sistem peredam getar yang ditanam di seluruh jajaran kamera Sony DSLR. Khususnya bila Anda berada di posisi panjang fokal 250mm dengan bukaan diafragma terbesar di f/6.3 sekalipun, akan sangat riskan bila pemotretan dilakukan di kondisi cahaya yang kurang memadai. Aktifkanlah sistem peredam getar Sony SSS dan tingkatkanlah kepekaan sensor di kamera Anda (ISO) tanpa perlu kuatir terjadi penurunan performa hasil foto. Maka pemotretan pun tetap dapat Anda lakukan, dengan hasil foto yang bebas getaran dan tajam.