You are here: Home DSLR/T Lens

Sony DSLR/T Optical System


semualensa09.jpgKualitas sebuah sistem alat fotografi sangat bergantung pada kualitas produk optiknya. Secanggih apapun merek tersebut dapat menciptakan kamera, tanpa diimbangi dengan produk optik yang dapat menyokong kualitas kameranya, maka sistem tersebut tidak akan menjadi pilihan utama para fotografer yang berorientasi pada kualitas hasil foto. Kalaupun ada para fotografer yang memilih untuk berada di sistem tersebut, biasanya karena ada sebab tertentu; namun yang pasti bukan karena kualitas sistem tersebut secara menyeluruh.

Berbicara tentang teknologi lensa Minolta yang hingga saat ini menjadi tulang punggung lensa-lensa Sony SAL dari berbagai jenis, berarti berbicara juga tentang sebuah kualitas yang telah terbukti bertahan selama puluhan tahun. Filosofi sistem optik Minolta merupakan sebuah filosofi yang berorientasi pada kesempurnaan dan kualitas; sebuah orientasi pada hasil terbaik yang bisa didapatkan oleh seorang fotografer, dengan pengorbanan nilai uang yang seekonomis mungkin.

Setiap produsen produk apapun pasti punya kepentingan untuk mengakomodasi pasar dari berbagai kelas. Tidaklah salah jika tujuan utama sebuah korporasi adalah berorientasi pada keuntungan finansial demi kelangsungan hidup korporasi tersebut. Dalam rangka mengakomodasi pasar dari berbagai kelas tersebut, produsen harus menciptakan produk-produk yang harganya terjangkau di tiap kelas pasar. Bila kita berbicara tentang merek lain, merupakan sebuah kewajaran jika mereka menciptakan kualitas produk yang rendah untuk kelas pasar yang rendah. Dengan demikian, konsumen di kelas pasar yang rendah tersebut diharapkan akan "naik kelas" ke kelas pasar yang lebih tinggi. Otomatis, mereka harus membeli produk sang produsen tersebut dengan harga yang lebih tinggi. Misalnya kelas pasar untuk produk mereka terbagi dalam tiga tingkatan, yaitu Amatir - Semi-Pro - Pro, maka kualitas optiknya juga terbagi ke dalam tiga tingkatan, yaitu "Seadanya" - "Cukup memuaskan" - "Baik". Kita dapat melihat bahwa kepentingan konsumen pemula seringkali diabaikan dengan kualitas produk optik yang seadanya. Mereka berpikir bahwa dengan kualitas seadanya tersebut, sang konsumen akan terdorong untuk naik kelas pasar (membeli produk) ke tingkatan yang lebih tinggi.

Sangat berbeda dengan filosofi Minolta, yang kini diteruskan di bawah bendera Sony Alpha. Mereka tidak mengambil jalan pintas yang pragmatis seperti itu. Ini terlihat di semua lini produk optiknya. Anda tidak akan merasakan perbedaan kualitas optik yang drastis, baik ketika Anda membeli produk optik kelas bawah maupun ketika Anda membeli produk optik kelas atas. Produsen optik merek lain - apalagi jika mereka merasa sudah menguasai pasar - sangatlah pragmatis dalam menerapkan diferensiasi kualitas optik untuk produk-produk kameranya. Bagi Minolta, justru konsumen di tingkat bawah atau pemula itulah yang paling berpotensi untuk melihat kualitas sistem secara keseluruhan. Ketika mereka merasa puas, maka sudah pasti mereka akan naik kelas pasar dengan sendirinya. Oleh karena itu betapapun produk optik Sony SAL / Cari Zeiss for Sony terbagi ke dalam beberapa segmentasi kelas pasar, namun tidak serta-merta diferensiasi produk dilakukan secara pragmatis atas kualitas optik, melainkan lebih ke aspek-aspek yang bersifat kosmetis, misalnya pembedaan di material fisik, sistem mekanik, sistem elektronik, dan desain fisik. Namun untuk kualitas kepingan optik yang terkandung di dalamnya, setiap konsumen di kelas pemula sekalipun (yang biasanya membeli peralatan dengan anggaran ketat) selalu puas dengan kualitas sistem optik Sony SAL dan Carl Zeiss for Sony.

Di sistem optik Sony, diferensiasi kualitas optik hanya terbagi ke dalam tiga tingkatan, yaitu "Baik", "Lebih Baik" dan "Terbaik". Di berbagai laboratorium optik dengan perangkat uji yang bersifat dua dimensi (2D), lensa-lensa Sony / Carl Zeiss for Sony boleh saja "kalah pamor" dibandingkan dengan lensa-lensa dari produsen lain yang tampak lebih gemilang. Namun berbicara tentang fotografi adalah berbicara tentang praktek dan hasil. Pada prakteknya, konsumen produk-produk merek lain bahkan selalu mengakui keunggulan lensa-lensa Sony SAL maupun Carl Zeiss for Sony, pada pemotretan yang berlangsung di dunia nyata.

Anda tidak akan pernah merasa tidak puas betapapun menggunakan lensa Sony SAL / Cari Zeiss for Sony yang berada di kelas pasar terendah. Seiring dengan meningkatnya keahlian fotografi dan Anda memutuskan untuk membeli produk optik Sony Alpha di kelas yang lebih tinggi, maka rasa "puas" itu akan berubah menjadi "lebih puas", bahkan seringkali menjadi "kepuasan absolut". Tentunya ini bukanlah sebuah konklusi bahwa lensa-lensa Sony SAL / Carl Zeiss for Sony merupakan lensa yang 100% sempurna tanpa cacat di seluruh jagat raya. Superioritas lensa-lensa Sony SAL dan Carl Zeiss for Sony akan terlihat ketika Anda sudah membandingkannya dengan produk optik dari merek lain di kelas yang sama - atau bahkan lebih tinggi - dengan harga jual yang biasanya lebih mahal.

Untuk mendapatkan superioritas optik di sistem Sony Alpha, Anda tidak perlu membayar semahal kompetitor. Maka dari itu Anda akan menemukan bahwa sistem Sony Alpha merupakan sebuah sistem yang bernilai tinggi. Dengan pengorbanan yang tidak sebesar kompetitor, Anda akan mendapatkan kualitas terbaik di seluruh komponen sistemnya, di semua kelas produk. Fakta ini sudah diketahui oleh banyak kalangan, terutama para profesional yang telah berani mengambil keputusan untuk berpindah sistem dari merek kompetitor ke Sony Alpha.

Pastikanlah Anda menggunakan produk optik Sony SAL / Carl Zeiss for Sony ketika Anda menggunakan kamera Sony Alpha. Disitulah Anda akan menemukan nilai sistem Sony Alpha secara menyeluruh.