You are here: Home Digging Deep Technology Wireless Flash

Sony Alpha Wireless Flash Control Technology

Pertama kalinya di dunia, Minolta memperkenalkan fasilitas Wireless Flash pada generasi "xi" lewat tipe 7xi pada tahun 1991. Satu hal yang mengejutkan dunia adalah kemampuan picu jarak jauh secara nirkabel (off-shoe) dengan medium gelombang radio dan bukan sekedar picu secara slave. Ini menjadikan sistem Wireless Flash buatan Minolta sebagai sistem Wireless Flash dengan tingkat keamanan dan privasi tertinggi, karena yang dapat memicu lampu kilat dedikasi Minolta yang saat itu digunakan adalah sang fotografer itu sendiri tanpa gangguan interfensi dari penggunaan lampu kilat lain oleh fotografer lain. Ada fasilitas picu lampu kilat secara nirkabel yang pada saat itu ditawarkan oleh banyak merek, namun ternyata picunya dilakukan secara slave, sehingga ada kemungkinan si lampu kilat tersebut tiba-tiba terpicu oleh kilatan lampu kilat dari orang lain yang tidak berkepentingan.


wireless.jpgKehebatan teknologi Wireless Flash Minolta dari sejak pertama kalinya diperkenalkan adalah bahwa fasilitas itu bekerja secara TTL (Through The Lens). Artinya, betapapun dipicu tanpa menggunakan kabel dan hanya dengan gelombang radio, komunikasi data dan parameter pemotretan tetap terjadi antara bodi kamera dan lampu kilat. Dengan demikian, hasil pemotretan yang presisi sangatlah dimungkinkan, dengan pengaturan yang sederhana dan mudah dimengerti. Dengan pengalaman Minolta sebagai produsen perangkat ukur dan perangkat penginderaan, aspek akurasi bukanlah masalah yang perlu dikuatirkan oleh seluruh penggunanya.

Jangan lupa. Untuk menjalankan fungsi tersebut, Anda hanya perlu membeli minimal satu lampu kilat saja, asalkan kameranya sudah dilengkapi dengan built-in flash. Fungsi picu dilakukan oleh lampu kilat terintegrasi (built-in flash) yang ada di bodi kamera. Jika kameranya tidak memiliki built-in flash, maka Anda hanya harus membeli satu unit Sony Speedlite cukup yang berdaya pancar rendah saja, untuk memicu lampu kilat lainnya secara nirkabel.

Generasi pertama teknologi Wireless Flash hanya dapat dipicu dengan kecepatan rana maksimal 1/60 detik. Namun dalam perkembangannya, kecepatan rana yang dapat digunakan sebagai sinkron Wireless Flash semakin lama semakin tinggi, hingga mencapai kecepatan rana tertinggi pada bodi kamera tersebut. Kecepatan rana tertinggi Sony Alpha adalah 1/8000 detik (tipe tertentu). Pada kecepatan rana setinggi itulah Wireless Flash masih bisa bekerja (Wireless High Speed Sync. TTL Flash Control). Dengan kemampuan Wireless Flash pada modus High Speed Sync., maka pengurangan daya jangkau cahaya lampu kilat yang terjadi akibat modus High Speed Sync., dapat teratasi lewat kemampuan mendekatkan jarak subjek pemotretan dengan sumber cahaya lampu kilat.

Semua teknologi yang luar biasa dari Minolta dan hingga kini diteruskan di semua jajaran Sony Alpha, pastinya sangat berguna untuk lebih meningkatkan kreativitas Anda dalam hal pencahayan dan penyinaran.