You are here: Home Digging Deep Technology Quick-release Hot Shoe

Quick-release Hot Shoe

Ketika Minolta AF SLR meluncur pertama kalinya di dunia pada tahun 1985, Minolta masih menggunakan dudukan lampu kilat serupa dengan yang digunakan oleh merek lain, yaitu ISO 518. Pada tahun 1991 lewat Minolta Dynax 7xi, format dudukan lampu kilat Minolta berubah total, dengan istilah Quick-release Hot Shoe. Format dudukan lampu kilat ini bertahan terus hingga Sony mengambil-alih divisi fotografi dari Minolta. Kelahiran format dudukan lampu kilat yang revolusioner ini tidak lepas dari peran dan kritik almarhum Herbert Keppler, Senior Editor majalah Popular Photography dari Amerika Serikat. Menurutnya, Minolta merupakan merek yang tepat untuk melakukan sebuah terobosan unik yang dapat mengurangi tingkat stres para fotografer ketika mereka memasangkan lampu kilat pada hot shoe kamera mereka.

Salah satu langkah Sony yang cukup kontroversial ketika mengambil-alih divisi fotografi dari Minolta adalah ketika mereka memutuskan untuk tetap menggunakan format dudukan lampu kilat yang eksklusif tersebut. Langkah ini dinilai kontroversial, karena bentuk dudukan lampu kilat Sony yang akan berbeda sendiri dari merek-merek kamera dan lampu kilat yang ada di pasaran. Ini tentu saja akan mempengaruhi strategi pemasaran Sony Alpha secara keseluruhan.

quickreleasehotshoe.jpg

Sony tetap mempertahankan Quick-release Hot Shoe karena fungsionalitasnya yang terbukti luar biasa selama beberapa dekade, hingga detik ini. Dengan bentuknya yang demikian, tidak diperlukan pengencang dan kunci mekanis yang merepotkan ketika Anda memasang lampu kilat. Cukup dengan menggeser bagian kaki lampu kilat dedikasi ke arah lensa hingga mendengar bunyi "klik", maka lampu kilat Anda sudah terpasang dengan mudah, cepat dan kokoh. Demikian juga kemudahan yang akan Anda dapatkan ketika melepas lampu kilat dari dudukannya di kamera. Cukup hanya menekan tombol di lampu kilat dan menariknya ke belakang, maka lampu kilat akan langsung terpisah dari kamera dengan cepatnya. Semua ini hanya dimungkinkan dengan Quick-release Hot Shoe.

Pada dudukan lampu kilat merek lain yang menganut sistem ISO 518, harus ada pengunci tambahan yang diputar atau digeser untuk dapat membuat lampu kilat menempel kokoh bertengger di atas kamera. Kontradiksinya, bila sang fotografer tidak sengaja mengencangkan pengunci ini terlalu ketat, maka pengunci ini akan sulit dibuka kembali. Tidak jarang sang fotografer terlihat "bergumul" untuk melepas lampu kilat dari kamera ketika ada momen-momen penting yang harus diabadikan. Momen penting bisa terlewat begitu saja. Tidak jarang, bagian kaki lampu kilatnya mengalami kerusakan karena ditarik-paksa oleh sang fotografer yang sedang terburu-buru.

Dengan Quick-release Hot Shoe, yang ada hanyalah kemudahan dan kenyamanan dalam menggunakan lampu kilat dedikasi. Selain itu, Quick-release Hot Shoe juga sudah diterima luas dan diadaptasi oleh berbagai merek lampu kilat dedikasi pihak ketiga. Untuk semua Sony Alpha yang tidak dilengkapi dengan soket lampu kilat eksternal (PC Sync), lampu kilat eksternal atau lampu studio dapat dipicu melalui Quick-release Hot Shoe. Tersedia aksesori adaptor untuk kebutuhan tersebut. Silakan jelalahi bagian aksesori untuk melihat detailnya.