Parallel-Link Mirror Mechanism
Teknologi ini pertama kalinya diterapkan pada Sony DSLR-A900, dimana teknologi ini sangat berhubungan dengan arsitektur mekanika pergerakan cermin pantul. Teknologi ini dimaksudkan agar Sony DSLR-A900 dapat mencapai kecepatan pengambilan gambar yang mengesankan hingga 5 gambar per detik, tanpa mengorbankan keringkasan dimensi modul cermin pantul (mirror box). Keringkasan pada dimensi modul cermin pantul, pastinya berkontribusi langsung pada keringkasan dimensi fisik Sony DSLR-A900 secara keseluruhan. Untuk sebuah DSLR dengan dimensi fisik sensor Full Frame 36 x 24 mm, resolusi 24 megapixel dan kecepatan bidik hingga 5 gambar per detik, Sony DSLR-A900 tergolong sangat ringkas dan portabel. Sukses sistem ini kemudian diteruskan juga untuk Sony DSLR-A850 yang secara arsitektur fisik memang mirip dengan Sony DSLR-A900.

Dengan unit pengungkit ganda yang terhubung secara paralel seperti ini, maka tidak dibutuhkan pergerakan mekanika pengungkit cermin pantul sebanyak sistem konvensional. Jadi perjalanan yang dibutuhkan keseluruhan sistem mekanika untuk dapat menghasilkan satu ayunan pengangkatan cermin pantul ketika pengambilan gambar berlangsung, dapat dibuat lebih singkat. Dengan demikian, betapapun dimensi cermin pantul Sony DSLR-A900 tergolong besar karena harus mengakomodasi dimensi fisik sensor Full Frame 36 x 24 mm di dalamnya, dengan akurasi & pembesaran optik jendela bidik yang mengesankan, namun Sony DSLR-A900 tetap sanggup untuk mengambil gambar beresolusi penuh hingga 5 gambar per detik.
Teknologi Parallel-Link Mirror Mechanism juga dapat menghasilkan pergerakan cermin pantul yang sangat cepat serta relatif minim getaran. Selain terbebas dari waktu blackout yang panjang, fotografer juga dapat menikmati pengambilan gambar dengan getaran yang minim. Jika spesifikasi komputer Anda memungkinkan, silakan ikuti ilustrasi teknologi ini pada animasi di atas teks ini.