Lensa Minolta AF
01.
|
Dengan keterbatasan referensi, tidak semua foto produk dan data teknis lensa Minolta dapat dihadirkan di sini.
|
02.
|
Jajaran lensa-lensa Minolta dan KonicaMinolta yang ada di halaman ini hanya dibatasi hingga yang dilengkapi dengan teknologi autofokus saja. Jadi, kurun waktunya adalah kurang-lebih tahun 1985 atau lebih.
|
03.
|
Pembahasan di bagian ini lebih dititikberatkan pada kelas lensa semi-pro ke atas. Dengan kata lain, jenis yang signifikan di pasar fotografi.
|
04.
|
Mohon maklum untuk foto produk lensa Minolta AF yang kurang memenuhi syarat, dikarenakan sumbernya yang berasal dari referensi berumur tua.
|
05.
|
Masih ada sejumlah kecil lensa dalam sejarah Minolta yang belum terbahas di sini karena keterbatasan referensi dan foto produk. Kesemuanya akan kami hadirkan seiring waktu.
|
Lensa Permanen dan Lensa Zoom
Minolta AF 20mm f/2.8
Keterangan: Produksi lensa ini masih diteruskan di bawah merek Sony SAL 20mm f/2.8.


Dari kiri ke kanan: Minolta AF 24mm f/2.8, Minolta AF 28mm f/2 dan Minolta AF 20-35mm f/3.5-4.5 Keterangan: Produksi lensa ini dihentikan.
Minolta AF 28mm f/2.8
Keterangan: Produksi lensa ini masih diteruskan di bawah merek Sony SAL 28mm f/2.8. Dengan tidak diteruskannya produksi lensa Minolta AF 50mm f/1.7 dibawah merek Sony, maka lensa Sony SAL 28mm f/2.8 menjadi satu-satunya lensa dengan harga jual termurah di dalam sistem Sony Alpha.
Minolta AF 35mm f/1.4 G
Keterangan: Produksi lensa ini masih diteruskan di bawah merek Sony SAL 35mm f/1.4 G. Sayangnya, lensa ini masih belum dilengkapi dengan teknologi motor autofokus senyap Sony SSM; menjadikannya sebagai satu-satunya lensa kelas "G" yang tidak dilengkapi dengan teknologi motor autofokus senyap Sony SSM.

Dari kiri ke kanan: Minolta AF 50mm f/1.4 dan Minolta AF 50mm f/1.7 Keterangan: Produksi varian yang f/1.4 diteruskan di bawah merek Sony SAL 50mm f/1.4. Sayangnya, varian yang f/1.7 dihentikan produksinya, tidak diteruskan di bawah merek Sony.
Minolta AF 85mm f/1.4 G
Keterangan: Produksi lensa ini masih diteruskan di bawah merek Carl Zeiss Planar T* 85mm f/1.4 ZA. Sayangnya, lensa keluaran Carl Zeiss tersebut belum dilengkapi dengan teknologi motor autofokus Sony SSM. Namun kualitas optik khas Carl Zeiss yang ada padanya terbukti sangat ideal untuk aplikasi pemotretan komersial paling serius sekalipun.
Minolta AF 100mm f/2 Keterangan: Mengingat kualitas optiknya yang sangat legendaris, sangat disayangkan lensa ini tidak diteruskan produksinya di bawah merek Sony. Lensa ini hanya sempat ada di pasar dalam 2 generasi saja, sebelum akhirnya berhenti diproduksi. Saat ini di kalangan kolektor, lensa ini hanya dapat diperoleh dengan harga yang sangat mahal (walaupun dalam kondisi bekas), dan dengan ketersediaan yang sangat minim di pasaran.



Dari kiri ke kanan: Minolta AF 200mm f/2.8 APO G, Minolta AF 300mm f/4.0 APO G, Minolta AF 400mm f/4.5 APO G, dan Minolta AF 600mm f/4.0 APO G
Keterangan: Keempat lensa ini belum mengalami perwajahan-ulang di bawah merek Sony. Inilah pekerjaan rumah terbesar Sony Alpha. Konfigurasi panjang fokal dan bukaan diafragma terbesar dari keempat lensa ini sudah terasa ideal untuk kebutuhan dan anggaran kebanyakan fotografer. Hanya saja untuk varian yang Minolta AF 200mm f/2.8 APO G, untuk dapat "membedakan"-nya dengan Sony SAL 70-200mm f/2.8 G SSM, akan lebih bernilai jika suatu saat dilengkapi dengan bukaan diafragma maksimal yang lebih besar, misalnya f/2. 

Dari kiri ke kanan: Minolta AF 80-200mm f/2.8 APO G, Minolta AF 70-200mm f/2.8 APO G (D) SSM dan Minolta AF 300mm f/2.8 APO G Keterangan: Kedua lensa ini mengalami perwajahan-ulang dan perombakan konfigurasi optik yang cukup radikal di bawah merek Sony. Untuk yang varian 80-200mm ke 70-200mm, terjadi perombakan wajah dan arsitektur optik yang radikal. Uniknya, walaupun varian 70-200mm mengalami hidup di era KonicaMinolta, namun label fisiknya tidak pernah mengalami pergantian dari label Minolta. Ketika beralih ke bendera Sony, mereknya berubah menjadi Sony SAL 70-200mm f/2.8 G SSM, dengan perwajahan dan arsitektur optik yang sama dengan varian 70-200mm yang berlabel Minolta. Sementara itu untuk lensa Minolta AF 300mm f/2.8 APO G, juga mengalami perwajahan-ulang dan perubahan arsitektur optik secara radikal di bawah bendera Sony, dan berubah namanya menjadi Sony SAL 300mm f/2.8 G SSM. 


Dari kiri ke kanan: Minolta AF 28-85mm f/3.5-4.5, Minolta AF 28-105mm f/3.5-4.5, Minolta AF 24-85mm f/3.5-4.5, dan Minolta AF 24-105mm f/3.5-4.5 (D)
Keterangan: Inilah metamorfosis generasi lensa zoom standar paling populer di keluarga Minolta. Dimulai dari varian 28-85mm, kemudian ditingkatkan menjadi 28-105mm di generasi berikutnya. Ada suatu waktu dimana varian lensa zoom standar yang dimulai dari panjang fokal 24mm menjadi populer. Oleh sebab itu Minolta meluncurkan varian 24-85mm. Tidak puas hingga disitu, bersamaan dengan diluncurkannya Minolta Dynax 7 di tahun 2000, meluncur pula lensa zoom standar paling ringkas di kelasnya, yaitu varian 24-105mm. Dengan rentang yang lebih panjang dan bukaan diafragma yang sama dengan varian generasi sebelumnya, 24-85mm, lensa ini merupakan bukti nyata kecanggihan arsitektur optik Minolta. Akhirnya, varian 24-105mm diteruskan produksinya di bawah bendera Sony dengan nama Sony SAL 24-105mm f/3.5-4.5. Dengan keterbatasan referensi, maka foto keempat hanya dapat menampilkan varian Sony saja. 


Dari kiri ke kanan: Minolta AF 17-35mm f/3.5 G, KonicaMinolta AF 17-35mm f/2.8-4.0 (D), Minolta AF 28-70mm f/2.8 G, dan KonicaMinolta AF 28-75mm f/2.8 (D) Keterangan: Kedua varian lensa ini mengalami metamorfosis yang unik. Jika di era Minolta menjadi lensa zoom sudut lebar dan lensa zoom standar kelas profesional, di era KonicaMinolta "turun pangkat" menjadi lensa kelas semi-pro. Dengan kepemilikan saham Sony di Tamron, wajar saja jika varian era KonicaMinolta terlihat sangat mirip dengan varian Tamron. Untungnya, kedua varian lensa zoom yang populer ini diteruskan produksinya di bawah merek Carl Zeiss for Sony dengan arsitektur optik yang benar-benar berbeda. Namanya adalah Carl Zeiss Vario-Sonnar T* 16-35mm f/2.8 SSM ZA dan Carl Zeiss Vario-Sonnar T* 24-70mm f/2.8 SSM ZA. Lensa Minolta AF 28-70mm f/2.8 G adalah lensa yang sangat unik, karena dilengkapi dengan dua unit mekanisme diafragma. Mekanisme diafragma yang ada di bagian depan bersifat permanen, dan berfungsi sebagai penahan luberan sinar (flare cutter). Fasilitas ini menjadikan lensa ini sebagai lensa yang sangat tangguh untuk menghadapi sumber cahaya backlight. Pada era KonicaMinolta, lensa Minolta AF 28-70mm f/2.8 G tidak diteruskan untuk diproduksi, dan digantikan dengan KonicaMinolta AF 28-75mm f/2.8 (D). Akhirnya lensa ini mengalami perombakan optik, mekanika dan elektronik minor di bawah merek Sony, dan akhirnya keluarlah lensa generik sebagai pelengkap lensa kelas profesional Carl Zeiss Vario-Sonnar T* 24-70mm f/2.8 SSM ZA, yaitu Sony SAL 28-75mm f/2.8 SAM. 
Dari kiri ke kanan: Minolta AF 100-300mm f/4.5-5.6 APO dan Minolta AF 100-400mm f/4.5-6.7 APO Keterangan: Kedua varian lensa ini diteruskan produksinya di bawah merek Sony, dengan perubahan perwajahan dan arsitektur optik yang radikal. Di keluarga Sony, ada 70-300mm f/4.5-5.6 G SSM dan 70-400mm f/4.0-5.6 G SSM. Varian 100-300mm dari Minolta juga tersedia dalam versi yang tidak dilengkapi dengan elemen APO.
Lensa Peruntukkan Khusus


Dari kiri ke kanan: Minolta AF Macro Zoom 3x-1x f/1.7-2.8, Minolta AF 100mm f/2.8 Soft Focus, dan Minolta AF 200mm f/4 APO G Macro Keterangan: Sayang sekali ketiga lensa yang luar biasa ini tidak diteruskan produksinya oleh Sony. Masih belum ada keterangan lebih jauh apakah keduanya akan hadir di sistem Sony Alpha atau tidak. 


Dari kiri ke kanan: Minolta AF 16mm f/2.8 Fisheye, Minolta AF 50mm f/2.8 Macro, Minolta AF 50mm f/3.5 Macro, dan Minolta AF 100mm f/2.8 Macro
Keterangan: Lensa-lensa ini tetap diteruskan eksistensinya di bawah bendera Sony, kecuali varian yang Minolta AF 50mm f/3.5 Macro. Adapun "pengganti" lensa Minolta AF 50mm f/3.5 Macro di kelas yang kurang-lebih sama adalah lensa Sony SAL DT 30mm f/2.8 Macro SAM; namun lensa ini hanya efektif bekerja di Sony DSLR dengan sensor berukuran APS-C. Ketiga lensa lainnya berubah label menjadi Sony SAL 16mm f/2.8 Fisheye, Sony SAL 50mm f/2.8 Macro, dan Sony SAL 100mm f/2.8 Macro. 

Dari kiri ke kanan: Minolta Smooth Trans Focus 135mm f/2.8 [T4.5], Minolta AF Reflex 500mm f/8, dan Minolta AF Teleconverter 1.4x & 2x Keterangan: Ketiga produk optik ini diteruskan produksinya di bawah bendera Sony, dengan nama Sony SAL 135mm f/2.8 [T4.5] STF, Sony SAL 500mm f/8 Reflex, dan Sony SAL Teleconverter 1.4x dan 2x.
Keterangan Tambahan
Lensa-lensa era Minolta yang belum kami bahas di bagian ini diantaranya adalah:
• Minolta AF 28-135mm f/4.0-4.5
• Minolta AF 35-70mm f/4.0
• Minolta AF 70-200mm f/4.0 (sering dijuluki sebagai lensa "beercan")
• Minolta AF 100-200mm f/4.5
• Minolta AF 75-300mm f/4.5-5.6 (bentuknya mirip "beercan")
Akan kami hadirkan detail atau foto lensa-lensa tersebut jika sudah tersedia.